Thursday, 5 April 2012

4 Kejutan Baru dari Google




Dalam tempo sehari, Senin (6/12/2010), Google mengumumkan empat kejutan sekaligus. Kejutan-kejutan tersebut adalah bergabungnya SAP dalam Google App Marketplace, toko buku online Google eBookStore, smartphone Google Nexus S, dan layanan iklan baru. Keempat pengumuman diungkapkan dalam blog resmi Google.

SAP yang merupakan pemain utama penyedia aplikasi bisnis menyediakan SAP Streamwork, sebuah aplikasi pengambilan keputusan bersama. Aplikasi ini menyediakan tempat diskusi maya berikut tabel voting dan polling. Seperti lebih dari 200 aplikasi yang ada di Google App Marketplace saat ini, SAP Streamwork dapat diakses pengguna dengan login menggunakan akun yang sama.

Kejutan kedua adalah toko buku online yang diberi nama Google eBookstore. Sebelum resmi memberi nama toko buku online-nya, Google sebelumnya mengumumkan Google Editions, sebuah program kerja sama dengan penerbit buku. Program ini merupakan bagian dari Google eBooks yang digagas sejak lama. Berbeda dengan toko buku online pesaing, seperti Amazon dan Apple iBookstore, Google eBookstore sejak awal mendukung multiplatform sehingga buku-buku yang dijual dapat diakses lewat berbagai jenis smartphone dan tablet serta sistem operasi desktop. Saat ini Google eBookstore diklaim menawarkan lebih dari tiga juta judul buku, baik gratis maupun berbayar.

Smartphone Nexus S merupakan kejuatan ketiga dari Google. Nexus S merupakan ponsel kedua yang dirancang sendiri oleh Google. Jika smartphone pertamanya Nexus One diproduksi HTC, Nexus S diproduksi Samsung. Ini juga sekaligus merupakan model smartphone yang dikeluarkan Google untuk menunjukkan versi terbaru Android 2.3 atau disebut Gingerbread.

Terakhir, Google meluncurkan alat baru bagi para pengusaha kecil di seluruh dunia untuk memudahkan mereka menjangkau pasar luar negeri. Dengan Google Ads for Global Advertiser dan Global Market Finder, produsen dapat mengukur pasar negara mana yang kompetitif untuk produknya, termasuk menentukan harga yang bersaing. Selanjutnya, pengusaha dapat memajang iklan dan menerjemahkan situsnya dengan bantuan Google sesuai dengan target yang diinginkan meskipun berbeda bahasa.

Sumber

9 Alasan Beralih dari Facebook ke Google Plus


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8aes6e2R9SB82LxpzzscD47cQprqmsTp-KdkSmlNJjGEPcQToUYfz2xdCFNv_WAiMFqhtpAKQhsS5K4UDF8pUnYoRmjGxjyAkCcAiB5b850KFPqUuFojlyrpXbpwxA1cnwQGiDIj3TlE/s320/google-plus-icon.jpg

1. Integrasi dengan layanan Google

Porsi terbesar yang dimiliki Google untuk menarik orang menggunakan Google+ ialah integrasi. Artinya Google akan membangun fitur dan peralatan Google+ ke hampir semua layanan online-nya mulai dari pencarian dokumen hingga Video. Google+ sudah diintegrasikan ke hampir keseluruhan produk Google.

Ini memperkenankan Anda memonitor semua peristiwa Google+ (pesan, update, dan lain-lain) sewaktu membagi konten dengan teman tanpa meninggalkan layanan Google yang sedang Anda gunakan. Jutaan orang menggunakan layanan gratis Google (Gmail, Dokumen, Pencarian, dll.), dan dengan keterikatan layanan tersebut dengan Google+ mungkin akan mudah bagi seseorang meninggalkan Facebook.

2. Manajemen pertemanan yang lebih baik

Google benar bahwa konsep "lingkaran" atau Circle lebih sesuai dengan cara kita berteman di kehidupan nyata. Kita memiliki banyak jenis teman, dan kita berinteraksi dan berkomunikasi dengan mereka dalam berbagai cara yang berbeda. Fitur Grup Facebook memperkenankan anda membentuk grup khusus teman, tapi dibandingkan dengan yang dilakukan di Google+, itu nampaknya tidak praktis. Lagi pula, Fitur Grup Facebook masih baru (tambahan), sedangkan Circle merupakan landasan dari platform Google+.

3. Aplikasi mobile yang lebih baik

Jika Anda adalah pengguna Android, anda bisa tahu bahwa memperoleh konten dari telepon Anda ke platform sosial lebih gampang, lebih bersih, lebih banyak fungsi dengan aplikasi mobile Google+. Aplikasi tersebut memang sudah mantap, tapi Google akan tetap mencari dan mencari cara untuk membuat Android anda menjadi anggota tubuh dari platform sosial Google+ anda. Google berharap untuk menggunakan basis pengguna Android-nya yang besar sebagai suatu bagian melawan Facebook, yang aplikasi mobile-nya walau kelihatan cantik tapi sedikit kikuk untuk digunakan.

4. Lebih gampang menemukan hal untuk dibagi

Fitur Spark Google+ merupakan satu lagi hal penting yang membedakannya dari Facebook. Spark ialah di mana Google mengungkit mesin pencarinya untuk melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan Facebook yaitu memberikan pengguna aliran informasi instan yang relevan untuk dibagi bersama teman. Lantaran Facebook tidak memiliki mesin pencari, penggunanya harus meninggalkan situs itu untuk mencari data yang dapat dibagi atau menunggu teman mereka membaginya dengan mereka. Pertanyaan "bagaimana saya mencari sesuatu untuk dibagi" secara langsung dijawab dengan Spark.

5. Anda dapat mengambil kembali data Anda

Facebook dikenal kurang handal menangani data pribadi. Misalnya Anda dipaksa untuk membuat bagian tertentu data pribadi anda tampil ke publik, dan sangat sulit untuk secara permanen menghapus profil Facebook Anda. Di lain pihak, Google membuatnya mungkin bagi Anda untuk mengambil semua data yang Anda tempatkan di Google+ lalu pergi. Hal ini dilakukan melalui perangkat Google+ yang disebut "Data Liberation". Dengan hanya beberapa klik anda dapat mengunduh data dari Picasa Web Albums anda, Profil Google, Google+ stream, Buzz dan kontak.

6. Melabel foto lebih baik

Ketika melihat foto di Google+ anda dapat melabel nama orang-orang di dalamnya mirip dengan di Facebook. Anda membuat persegi empat kecil di sekitar wajah mereka, kemudian mengetikkan nama mereka pada kotak di bawahnya atau memilih salah satu nama yang diterka Google+. Namun ada perbedaan besar di mana Google menangani aspek privasi dalam melabel foto. Ketika Anda melabel seseorang, akan ada catatan seperti ini "Menambahkan label ini akan memberitahukan orang yang anda labelkan. Mereka dapat foto dan album terkait". Di lain pihak, Facebook tidak melakukan usaha untuk memperingatkan orang bahwa mereka telah dilabel (mungkin saja dalam foto yang tidak baik) dan memberikan mereka kesempatan langsung untuk mengeluarkan (remove) label itu.

Google juga telah memutuskan untuk sedikit malu menggunakan perangkat lunak pengenalan wajah, yang sekarang digunakan Facebook untuk secara otomatis mengidentifikasi orang dalam foto yang diunggah ke album pengguna.

7. Fitur obrolan grup yang mantap

Google+ memiliki fitur yang mengalahkan Facebook dalam urusan obrolan. Gampang untuk membuat grup khusus obrolan vidio dengan menggunakan fitur Hangouts pada Google+, dan membuat grup khusus untuk mengobrol nampaknya merupakan sesuatu yang alami dan menyenangkan untuk dilakukan dalam jejaring sosial. Hal yang mirip juga dilakukan oleh aplikasi mobile Huddle yang membuat pengguna Android memulai obrolan teks grup. Facebook tidak menawarkan perangkat ini.

8. Membagi konten lebih aman

Anjuran privasi sudah lama meminta situs jejaring sosial untuk memperkenankan pengguna menentukan tingkat privasi setiap konten yang dibagi, daripada menggunakan daftar penyetelan awal yang menentukan semua konten yang dibagi. Google nampaknya mendengar permintaan itu, dan membangun kapabilitas tersebut ke dalam Google+. Sebagai contoh, jika saya membagikan artikel atau mengunggah gambar dari kamera, Google+ memberikan saya pilihan lingkaran teman mana yang ingin saya bagikan konten tersebut. itu merupakan keuntungan Google+.

9. Google lebih baik mengurusi data pribadi Anda

Menjalankan sebuah jejaring sosial, semuanya tentang tanggung jawab untuk mengurusi informasi pribadi pengguna. Facebook merupakan perusahaan muda yang bergerak cepat yang telah terbukti angkuh dalam pergerakannya, kurang begitu peduli kepada privasi data pengguna, dan mudah diakses orang lain. Di lain pihak, Google merupakan perusahaan yang jauh lebih matang yang terlihat jauh lebih terpercaya ketimbang Facebook. Sebagian besarnya, Google telah beroperasi berdasarkan slogannya "Jangan Menjadi Jahat".

Sumber

Apa Itu Google Plus? Saingannya Facebook?


Google Plus (Google +) adalah jejaring sosial baru yang diluncurkan oleh raksasa internet, google. Tentu saja hal ini dilakukan untuk mengikis dominasi Facebook yang sangat berjaya di dunia jejaring sosial dalam beberapa tahun ini. Google plus sebenarnya adalah usaha kesekian google untuk melawan facebook setelah sebelumnya mencoba menelurkan google wave, google buzz dan orgut namun hal tersebut sepertinya sia-sia karena respon pengguna internet sangat minim dan nampaknya masih lebih setia menggunakan facebook daripada produk-produk google tersebut. Nah bagaimana dengan google plus ini?


“Kami ingin memperbaiki pengalaman berbagi di Internet sebelumnya,” kata engineer senior Google, Vic Gundotra, seperti dikutip dari Bangkok Post, Rabu 29 Juni 2011.

Google plus ini mirip dengan Facebook. Para penggunanya bisa menulis status di Google Plus, mengunggah foto dan tautan, seperti yang biasa dilakukan di Facebook. Bedanya, menurut Gundotra, Google Plus (Google+) bisa memisahkan anggota di jejaringnya dengan kelompok-kelompok. Misalnya, kelompok kerja dan kelompok rekan kerja.


“Sebab tidak semua hubungan kita sama. Seperti hubungan kita dengan bos pasti berbeda dengan hubungan kita dengan orang tua kita,” katanya. Gundotra menjelaskan, Facebook banyak dikritik soal kelompok-kelompok itu. Banyak status pengguna yang tak ingin dilihat oleh seseorang di jaringannya. Namun sekarang Google Plus sudah menyediakan fitur tersebut.

Oleh karena itu, lanjutnya, Google memecahkannya dengan membuat Google Plus ( Google+ ) yang memudahkan pengguna memisahkan anggota di jaringannya dalam kelompok berbeda sesuai kepentingan masing-masing.

Peluncuran Google Plus (Google+) ini menjadi pertaruhan Google untuk masuk ke pertarungan jejaring sosial. New York Times menulis Google+ sepertinya terlambat masuk ke kancah ini.

Menurut datacomScore, pada Mei tahun ini, sebanyak 180 juta orang mengunjungi situs Google termasuk YouTube. Angka ini memang lebih besar dari Facebook yang dikunjungi 157,2 juta orang. Namun, para Facebooker rata-rata menghabiskan waktu 375 menit. Adapun pengunjung Google hanya menghabiskan waktu 231 menit.

Nah, bagaimana kelanjutan Google Plus (Google+) di tengah persaingan dunia jejaring sosial? Patut untuk ditunggu!

Sedikit Layoutnya:

http://jogetmp3.com/wp-content/uploads/2011/07/google+.png



http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/google_plus.jpg




Notifikasi juga muncul di halaman google search



Galeri Foto:







Instant upload dari Android


Profile Page


Terhubung dengan Google Latitude dan Google Maps


Video, mungkin nanti terhubung sama Youtube


Plus One!!


Hangout


Grup video chat sampe 10 orang


Bisa nonton youtube bareng..


Yang paling aktif muncul di layar besar

Video:













Webnya: https://plus.google.com/

Di Google+, Bos Facebook Lebih Populer dari Bos Google


Google+ secara tak langsung menantang eksistensi Facebook sebagai raja jejaring sosial. Uniknya, Bos Facebook Mark Zuckerberg justru lebih populer dari duo pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin di layanan itu.

Seperti data yang diambil dari statistik Google+, Selasa (5/7/2011), Mark Zukcerberg menjadi pengguna Google+ dengan jumlah follower terbanyak saat ini dengan angka 21.213. Sementara Larry Page berada di urutan kedua dengan 14.798 follower, dan Sergey Brin dengan 11.629 follower di urutan keempat.Menanggapi hal ini, sang pembuat statistik Google+ Boris Veldhuijzen van Zanten memberi tanggapan. "Dia memiliki jumlah teman terbanyak di dunia, mereka membuat film tentang dia, dan dia lebih ganteng dari Larry dan Sergey," canda Boris.Seperti diberitakan sebelumnya, Google+ telah dirilis terbatas pada beberapa user yang diundang oleh Google.Nah tampaknya, Zuckerberg termasuk salah satu yang mendapatkan undangan itu. Entah, apa sang miliuner muda merasa Google+ adalah ancaman bagi kejayaan Facebook?

11 Posisi Pekerja yang Mungkin Tak Pernah Terbayangkan ada di Google

Pernahkan terbayangkan oleh Anda bekerja di perusahaan sebesar Google? Mungkin inilah impian hampir semua orang. Sayangnya, tak semua orang mengambil jurusan yang berhubungan dengan teknologi dan mendapat nilai sempurna seperti yang diinginkan Google.

Namun jangan khawatir, karena ternyata perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat itu tidak hanya mencari mereka yang jenius di bidang teknologi. Dikutip dari Businessinsider, berikut 11 jabatan atau posisi yang mungkin tidak akan Anda percaya ada di kantor Google.


1. Dance Program Manager
Bingung? Tapi inilah kenyataannya. Google sengaja mempekerjakan orang untuk mengajar dansa dan yoga di studio dansa milik mereka. Tujuannya tidak lain untuk membuat karyawan tetap sehat.

2. Massage Therapist
Jangan khawatir lelah atau badan pegal saat bekerja. Para karyawan ini siap memberi pijatan untuk Anda.

3. Nutritionist
Tak ada lagi alasan jajan sembarangan saat istirahat makan siang. Google menyajikan berbagai santapan bergizi tinggi yang dipilih oleh para Nutrisionist.

4. Ergonomics Specialist
Tugasnya mengatur ruang kerja Anda agar nyaman dan menyehatkan. Mereka memastikan para karyawan lainnya tidak menderita sakit punggung saat bekerja. Cukup aneh bukan?

5. Fitness Program Manager
Para karyawan bertugas untuk membuat karyawan lainnya memiliki tubuh proporsional. Jika Anda ingin kurus dan mengurangi berat badan, cobalah melamar pekerjaan di Google.

6. Transportation Program Manager
Tentunya seseorang harus mengatur alur transportasi para karyawan di Google, misalnya sepeda. Orang yang bekerja di posisi ini harus memastikan semua karyawan bisa mondar mandir dengan mudah.

7. Jolly Good Fellow
Singkat kata, tugasnya adalah sebagai motivator agar setiap karyawan bekerja secara maksimal.

8. Green Team Lead
Mereka diwajibkan mengurus efisiensi energi pada gedung kantor dan mencari sumber makanan yang ramah lingkungan.

9. Food Scientist
Orang-orang ini bertugas melakukan eksperimen soal makanan yang gratis disediakan, seperti coklat M&M.

10. Childcare Center Preschool Teacher
Para guru ini bertugas mengajar dan mengawasi fasilitas penitipan anak yang Google tawarkan di beberapa kantornya.

11. Intergalatic Federation King Almighty and Commander of the Universe
Terdengar aneh? Jabatan yang dipegang oleh Tiffany Montague ini ditujukan untuk menjalankan proyek luar angkasa Google, seperti mengirim robot ke bulan.

Sumber :
zonapencarian.blogspot.com

Pages

 
Free Web Hosting | Top Web Host